Di jalur utama jalan tol, Anda tidak boleh berhenti atau parkir, bahkan dalam keadaan terpaksa seperti kendaraan mogok.
Jawaban: ✕ Salah
Pembahasan
Pada prinsipnya, berhenti dan parkir di jalur utama dilarang, tetapi dalam keadaan terpaksa seperti kendaraan mogok, Anda boleh berhenti di bahu jalan atau lajur tepi (路側帯) yang cukup lebar. Saat itu Anda juga wajib memasang alat peringatan berhenti (segitiga pengaman).
Soal lain tentang “Jalan tol”
- Sepeda motor biasa dengan isi silinder 125 cc atau kurang boleh melintas di jalan tol.
- Di jalur utama jalan tol nasional, batas kecepatan maksimum menurut undang-undang bagi mobil ringan (kei car) adalah 80 km/jam.
- Batas kecepatan maksimum menurut undang-undang di jalan tol nasional bagi kendaraan penarik (trailer) yang menarik mobil mogok atau sejenisnya dengan alat penarik adalah 80 km/jam.
- Di jalur utama jalan tol nasional, batas kecepatan maksimum menurut undang-undang bagi truk besar adalah 90 km/jam.
- Saat bergabung ke jalur utama jalan tol, kendaraan yang bergabung mendapat prioritas, sehingga kendaraan di jalur utama wajib mengurangi kecepatan dan memberi jalan.
- Di jalan tol, Anda boleh melaju di bahu jalan atau lajur tepi saat lalu lintas macet.
Soal dan pembahasan disusun berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Jepang dan pedoman peraturan lalu lintas (交通の方法に関する教則) dari Badan Kepolisian Nasional. Ini bukan soal ujian resmi.