Beda Parkir dan Berhenti Sementara di Jepang: Aturan 5 Menit
Diperbarui: 2026-10
Parkir (駐車) adalah "berhenti secara berkelanjutan" atau "berhenti dalam keadaan pengemudi meninggalkan kendaraan dan tidak bisa segera mengemudi", sedangkan berhenti sementara (停車) adalah berhenti singkat selain itu. Kuncinya bukan lamanya waktu, melainkan alasan berhenti. Batas waktu 5 menit hanya berlaku untuk bongkar muat barang, sedangkan menaikkan/menurunkan orang tetap berhenti sementara berapa menit pun. Pada tes pengetahuan (知識確認), soal yang menggeser batas 5 menit ini sering muncul.
Definisi hukum: apa beda parkir dan berhenti sementara
Pasal 2 ayat 1 butir 18 UU Lalu Lintas Jalan (道路交通法) mendefinisikan parkir sebagai "berhenti secara berkelanjutan karena menunggu penumpang, menunggu barang, bongkar muat barang, kerusakan, atau alasan lain", atau "berhenti dan pengemudi berada dalam keadaan meninggalkan kendaraan sehingga tidak dapat segera mengemudikannya". Yang dikecualikan dari berhenti berkelanjutan hanya 2: berhenti untuk bongkar muat barang yang tidak lebih dari 5 menit, dan berhenti untuk menaikkan/menurunkan orang.
Butir 19 mendefinisikan berhenti sementara sebagai "berhentinya kendaraan yang bukan parkir". Jadi, urutan berpikirnya: tentukan dulu apakah itu parkir, dan jika bukan parkir, itu berhenti sementara. Pedoman Tata Cara Berlalu Lintas (教則) dari Badan Kepolisian Nasional juga menjelaskan "berhenti sementara adalah berhentinya mobil dalam waktu singkat yang tidak termasuk parkir".
| Hal | Parkir (駐車 / chūsha) | Berhenti sementara (停車 / teisha) |
|---|---|---|
| Definisi hukum | Berhenti berkelanjutan, atau berhenti saat pengemudi pergi dan tidak bisa segera mengemudi | Berhenti yang bukan parkir |
| Naik/turun orang | Tidak termasuk | Berhenti sementara, berapa pun lamanya |
| Bongkar muat barang | Lebih dari 5 menit = parkir | Dalam 5 menit = berhenti sementara |
| Menunggu penumpang/barang | Parkir, berapa pun lamanya | Tidak termasuk |
| Berhenti karena rusak | Berhenti berkelanjutan, jadi parkir | Tidak termasuk |
| Pengemudi pergi dan tidak bisa segera mengemudi | Parkir walau 1 menit | Tidak termasuk |
| Tempat "dilarang parkir" | Tidak boleh | Boleh |
| Tempat "dilarang berhenti dan parkir" | Tidak boleh | Tidak boleh |
Langkah menilai: keadaan pengemudi → alasan → waktu
Jika ragu, pikirkan dengan urutan berikut. Jika hanya menilai dari waktu, Anda akan salah.
- 1. Apakah pengemudi meninggalkan mobil dan tidak bisa segera mengemudi? → Jika ya, parkir (alasan dan waktu tidak berpengaruh)
- 2. Apakah alasan berhenti untuk menaikkan/menurunkan orang? → Jika ya, berhenti sementara (berapa menit pun boleh)
- 3. Apakah alasan berhenti untuk bongkar muat barang? → Dalam 5 menit berhenti sementara, lebih dari 5 menit parkir
- 4. Apakah berhenti terus karena alasan lain seperti menunggu penumpang/barang atau kerusakan? → Parkir
"Berhenti sementara", "berhenti sepenuhnya", dan "berhenti" adalah kata yang berbeda
Dalam ujian berbahasa Jepang, kata-kata yang mirip dipakai secara berbeda. "Berhenti" (停止) berarti mobil berhenti secara umum, sedangkan "berhenti sepenuhnya" (一時停止) berarti berhenti sesaat berdasarkan ketentuan peraturan, misalnya di rambu berhenti atau perlintasan kereta api. Berhenti karena lampu merah atau untuk menghindari bahaya bukan parkir dan bukan berhenti sementara.
Karena itu, Pasal 44 UU Lalu Lintas Jalan menetapkan bahwa bahkan di tempat dilarang berhenti dan parkir, boleh berhenti "jika berhenti sesaat karena ketentuan peraturan atau perintah polisi, atau untuk mencegah bahaya". Inilah sebabnya menunggu lampu di dalam persimpangan tidak menjadi pelanggaran berhenti dan parkir.
Dalam bahasa ibu, semua ini mudah menjadi satu kata "berhenti", jadi selalu periksa apakah kalimat soal memakai "駐車" (parkir), "停車" (berhenti sementara), atau "一時停止" (berhenti sepenuhnya).
Contoh soal yang sering salah dan jawabannya
Ini adalah pola yang benar-benar dipakai di tes pengetahuan. Keduanya soal Salah (×) yang menggeser angka atau syarat.
Contoh 1 "Berhenti untuk bongkar muat barang dalam 10 menit termasuk berhenti sementara." Jawabannya Salah (×). Barang dalam 5 menit adalah berhenti sementara, lebih dari 5 menit adalah parkir.
Contoh 2 "Berhenti untuk menaikkan/menurunkan orang menjadi parkir jika lebih dari 5 menit." Jawabannya Salah (×). Menaikkan/menurunkan orang adalah berhenti sementara tanpa memandang waktu, dan batas 5 menit hanya untuk bongkar muat barang.
Selain itu, waspadai juga ungkapan lain seperti "taksi yang menunggu penumpang adalah berhenti sementara jika dalam 5 menit" (×: menunggu penumpang adalah parkir tanpa memandang waktu) dan "jika mesin tetap menyala, meninggalkan mobil pun termasuk berhenti sementara" (×: jika pengemudi pergi dan tidak bisa segera mengemudi, itu parkir).
Cara menghentikan kendaraan juga sedikit berbeda
Pasal 47 UU Lalu Lintas Jalan mewajibkan saat berhenti sementara untuk naik/turun orang atau bongkar muat barang agar merapat ke tepi kiri jalan "sedapat mungkin", dan saat parkir agar merapat ke tepi kiri jalan. Keduanya tidak boleh mengganggu lalu lintas lain.
Saat parkir, pada prinsipnya Anda tidak boleh parkir di tempat yang tidak menyisakan ruang minimal 3,5 meter di sisi kanan mobil (Pasal 45 ayat 2). Pengecualiannya adalah saat bongkar muat barang dan pengemudi bisa segera mengemudi, atau saat terpaksa demi menolong orang yang terluka atau sakit.
Menurut 教則, Anda tidak boleh parkir terus-menerus di tempat yang sama selama 12 jam atau lebih (malam hari 8 jam) (kecuali di wilayah desa tertentu). Jalan tidak boleh dipakai sebagai pengganti garasi. Selain itu, mobil yang parkir secara ilegal bisa ditempeli stiker konfirmasi kendaraan yang ditinggalkan (放置車両確認標章), dan pemakai mobil bisa diperintahkan membayar denda kendaraan yang ditinggalkan (放置違反金).
Latihan soal parkir dan berhenti sementara dalam bahasa Anda
Parkir dan berhenti sementara adalah pengetahuan dasar untuk menjawab soal tempat dilarang parkir dan dilarang berhenti dan parkir. Di latihan konversi SIM asing (外免切替) menkyopass, Anda bisa berlatih soal parkir dan berhenti sementara dengan penjelasan dalam banyak bahasa, termasuk bahasa Indonesia (simulasi pertama dan 3 topik gratis, semua soal ¥2.980 sekali bayar).
Soal latihan dengan istilah ini
- Di tempat yang memasang rambu ini, bukan hanya parkir, tetapi berhenti sementara juga dilarang.
- Bahkan di tempat yang memasang rambu ini, Anda boleh berhenti sementara untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.
- Jika rambu utama “Dilarang Parkir” dilengkapi papan tambahan bertuliskan “8-20”, parkir hanya dilarang antara pukul 8 pagi sampai pukul 8 malam.
- Jika ada rintangan seperti kendaraan yang diparkir di depan jalur Anda, Anda wajib berhenti sepenuhnya atau mengurangi kecepatan lebih dulu dan memberi jalan kepada kendaraan dari arah berlawanan.
- Anda tidak boleh parkir maupun berhenti sementara di persimpangan dan dalam jarak 10 meter dari tepinya.
- Anda tidak boleh parkir maupun berhenti sementara di perlintasan kereta api dan dalam jarak 5 meter di depan dan di belakang tepinya.
- Selama jam operasional bus, Anda tidak boleh berhenti atau parkir dalam jarak 5 meter dari papan (tiang) halte bus.
- Anda tidak boleh parkir dalam jarak 5 meter dari hidran pemadam kebakaran atau rambu sumber air pemadam kebakaran yang ditetapkan.
- Anda tidak boleh parkir dalam jarak 3 meter dari alarm kebakaran.
- Anda tidak boleh parkir dalam jarak 5 meter dari pintu keluar-masuk kendaraan seperti tempat parkir atau garasi.
Pertanyaan umum
Q. Jika saya menghentikan mobil di jalan selama 1 menit untuk belanja di minimarket, apakah itu berhenti sementara?
A. Karena pengemudi meninggalkan mobil dan tidak bisa segera mengemudi, itu termasuk parkir walaupun waktunya singkat.
Q. Bolehkah berhenti untuk menurunkan penumpang di tempat yang ada rambu dilarang parkir?
A. Boleh. Berhenti untuk menaikkan/menurunkan orang adalah berhenti sementara, dan di tempat dilarang parkir berhenti sementara diperbolehkan. Di tempat dilarang berhenti dan parkir, berhenti sementara pun tidak boleh.
Q. Bagaimana jika bongkar muat barang kemungkinan lebih dari 5 menit?
A. Lebih dari 5 menit menjadi parkir, jadi tidak boleh berhenti di tempat dilarang parkir. Carilah tempat yang boleh untuk parkir.
Q. Apakah mobil yang mogok karena rusak termasuk parkir?
A. Berhenti berkelanjutan karena kerusakan termasuk parkir. Di jalan tol, ada juga kewajiban seperti memasang alat peringatan berhenti (停止表示器材).
Panduan terkait
- Dilarang Parkir vs Dilarang Berhenti Jepang: Rambu 1 dan 2 Garis
- Aturan Parkir dan Berhenti di Jepang: Tabel 5 m, 10 m, 3 m, 1 m
- Berjalan Perlahan vs Berhenti Sepenuhnya: Konversi SIM Jepang
- Beda Lajur Tepi dan Trotoar Jepang: Garis Putih, Parkir, Sepeda
- Rambu Lalu Lintas Jepang: Rambu yang Sering Salah di Konversi SIM