GaimenUjian latihan 50 soal dengan format ujian asli

Apa itu jalur utama tol (本線車道)? Beda dengan lajur percepatan

Diperbarui: 2026-10

Jalur utama (本線車道, honsen shadō) adalah bagian lajur yang biasa dipakai melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol nasional dan jalan khusus kendaraan bermotor. Lajur percepatan, lajur perlambatan, lajur pendakian, lajur tepi (路側帯), dan bahu jalan tidak termasuk. Dalam ujian sering ditanyakan "saat bergabung, kendaraan di jalur utama yang diprioritaskan", "di jalur utama dilarang putar balik, mundur, dan menyeberangi median jalan", dan "kecepatan minimum 50 km/h hanya untuk jalur utama jalan tol nasional".

Definisi menurut hukum

UU Lalu Lintas Jalan Pasal 2 Ayat 1 Butir 3-2 mendefinisikan jalur utama sebagai "jalur kendaraan yang terdiri atas lajur utama jalan tol nasional atau jalan khusus kendaraan bermotor". Pedoman (教則) Badan Kepolisian Nasional menjelaskannya sebagai bagian jalan tol tempat biasanya melaju dengan kecepatan tinggi, tidak termasuk lajur percepatan, lajur perlambatan, lajur pendakian, lajur tepi, dan bahu jalan.

Undang-undang menyebut gabungan jalur utama dengan lajur percepatan, lajur perlambatan, dan lajur pendakian sebagai "jalur utama dan sebagainya" (本線車道等), dan membedakan pemakaiannya misalnya untuk kewajiban saat mogok (Pasal 75-11 UU tersebut).

BagianTermasuk jalur utama?
Lajur biasa, lajur mendahuluiTermasuk
Lajur percepatan, lajur perlambatanTidak termasuk (termasuk dalam "jalur utama dan sebagainya")
Lajur pendakianTidak termasuk (termasuk dalam "jalur utama dan sebagainya")
Lajur tepi, bahu jalanTidak termasuk

Yang harus dipatuhi di jalur utama

Saat masuk ke jalur utama, jika ada lajur percepatan, percepat dengan cukup di sana, dan jangan menghalangi laju kendaraan yang melaju di jalur utama (Pasal 75-6 dan 75-7 UU tersebut). Saat keluar, lewati lebih dulu lajur di sisi pintu keluar, dan gunakan lajur perlambatan jika ada.

Di jalur utama dilarang menyeberang, putar balik, dan mundur (Pasal 75-5 UU tersebut). Meskipun terlewat pintu keluar, Anda tidak boleh mundur. Di jalan tol nasional dan sebagainya, tidak boleh berhenti atau parkir, kecuali misalnya berhenti di bahu jalan atau lajur tepi yang cukup lebar dalam keadaan terpaksa seperti mogok (Pasal 75-8 UU tersebut). Jika kendaraan tidak bisa dijalankan di jalur utama dan sebagainya atau di bahu jalan karena mogok, pasang alat peringatan berhenti (segitiga pengaman) dan ambil tindakan untuk memindahkannya ke luar jalur utama dan sebagainya (Pasal 75-11 UU tersebut).

Ketentuan UU Lalu Lintas Jalan tentang persimpangan tidak berlaku bagi kendaraan bermotor yang melaju di jalur utama (Pasal 16 Ayat 3 UU tersebut).

Angka kecepatan

Aturan kecepatan minimum hanya ada di jalur utama jalan tol nasional. Jalur utama jalan khusus kendaraan bermotor tidak memiliki kecepatan minimum menurut undang-undang, dan kecepatan maksimum menurut undang-undangnya 60 km/h (Peraturan Pemerintah Pasal 11).

JalanKecepatan maksimum menurut undang-undangKecepatan minimum menurut undang-undang
Jalur utama jalan tol nasional (mobil biasa, sepeda motor, dll.)100 km/h50 km/h
Sama (truk besar, dll.)90 km/h50 km/h
Sama (roda tiga, kendaraan yang sedang menarik, dll.)80 km/h50 km/h
Jalan khusus kendaraan bermotor60 km/hTidak ada

Cara soal muncul di tes pengetahuan (知識確認) dan jebakannya

Waspadai pernyataan yang menukar "jalur utama" dengan "seluruh jalan tol".

  • "Saat bergabung ke jalur utama, kendaraan yang bergabung diprioritaskan" → × (kendaraan di jalur utama yang diprioritaskan)
  • "Kecepatan minimum menurut undang-undang di jalur utama jalan tol nasional adalah 50 km/h" → ○
  • "Jalan umum juga memiliki kecepatan minimum menurut undang-undang" → × (tidak ada kecuali ditetapkan rambu)
  • "Jika terlewat pintu keluar, boleh mundur di bahu jalan untuk kembali" → × (dilarang mundur)
  • "Saat macet, boleh melaju di bahu jalan" → ×

Soal latihan dengan istilah ini

Pertanyaan umum

Q. Apakah lajur percepatan termasuk jalur utama?

A. Tidak termasuk jalur utama. Gabungan jalur utama dengan lajur percepatan, lajur perlambatan, dan lajur pendakian disebut "jalur utama dan sebagainya" (本線車道等).

Q. Saat masuk ke jalur utama, siapa yang diprioritaskan?

A. Kendaraan yang melaju di jalur utama. Kendaraan yang bergabung mempercepat dengan cukup di lajur percepatan dan masuk tanpa menghalangi laju kendaraan di jalur utama.

Q. Bolehkah gentsuki melaju di jalur utama?

A. Tidak boleh. Sepeda motor kecil (gentsuki) dan kendaraan roda dua 125cc atau kurang dan sebagainya tidak boleh melewati jalan tol.

Panduan terkait

Sumber (dalam bahasa Jepang)